Selamat datang di math-olc.blogspot.Com

Metode dan Media Pembelajaran yang Menarik

Monday, 20 May 20131comments

Menjadi seseorang yang menarik adalah sesuatu yang menyenangkan, bisa memberikan sesuatu yang terbaik untuk sesama adalah sebuah kebahagiaan, bukan sekedar menyenangkan diri sendiri tetapi juga orang lain inilah sesuatu yang benar-benar menarik dalam hidup ini. Begitu juga ketika kita menjadi seorang guru (tentor) adalah sebuah kebahagiaan yang tak ternilai ketika kita bisa berbagi ilmu kepada murid (adik didik) kita dan mereka pun senang ketika belajar dengan kita. Itulah pelajaran tentang keindahan berbagi yang hakiki yang pernah diajarkan oleh salah satu guru saya, hehe,,, :)
Berbicara tentang metode dan media pembelajaran yang tepat, adalah berbicara tentang metode dan media pembelajaran yang menarik. Artinya bukan hanya pelajarannya yang menarik, tetapi tentor (guru) serta siswanya juga menarik sehingga suasana belajar menjadi menarik . Nah, bagaimanakah membuat suasana KBM (kegiatan belajar mengajar) yang menarik ???
Berikut adalah beberapa Tips yang yang saya dapatkan ketika menjadi seorang tentor, dan ketika saya menjadi  seorang murid agar suasana belajar menjadi lebih menarik. Di sini ada 3 hal yang harus diupayakan agar tercipta suasana belajar mengajar yang menarik yaitu;
1.    Tentor (Guru), meletakkan posisi  guru sebagai  fasilitator adalah metode yang menurut saya masih tepat saat ini. Dimana guru meminta muridnya untuk mempelajari materi sebelum KBM di mulai, kemudian sebuah studi kasus diberikan dengan diawali penjelasan umum terkait kasus tersebut dengan menggunakan analisa mereka, biarkan mereka  menyusun hipotesis(dugaan-dugaan) sehingga dalam system itu mereka akan terdorong untuk selalu cermat menanggapi sesuatu. Peran fasilitator yang dmaksud adalah guru sebagai  pusat pembelajaran tidak memberikan secara mentah semua materi, tetapi menggiring mereka untuk menemukannya konsep dari materi  itu secara madiri. Nah, kreativitas dari pembelajaran yang menarik terletak pada permainan kreativitas dari guru (tentor ) tersebut dalam mengemas pelajaran tersebut, bisa menggunakan video, internet, dll atau bahkan menggunakan teknik penyampaian dengan suasana bermain. Salah satu contoh yang tepat adalah menggunakan teknik sulap untuk bermain angka, hal ini sangat efektif bukan sekedar kesan magic  dan  fun dari sulap tersebut tetapi  secara tidak langsung mereka akan terdorong untuk berhintung perkalian, penjumlahan, pembagian, dll yang itu secara sadar anak-anak pada umumnya enggan melakukan perhitungan-perhitungan tersebut, tetapi karena kemasan materi yang berbau sulap mereka dapat sekaligus belajar dan bermain. Menarik bukan ??? J
Peran yang tak kalah penting dari seorang Guru adalah peran sebagai suri tauladan bagi siswanya, Karakter adalah warna kepribadian seseorang yang akan menentukan setiap keputusan dan tindakan yang akan mempengaruhi seseorang, sehingga peran pembentukan karakter  adalah mutlak penting. Ada sebuah pepatah yang mengatakan “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” ada juga dalam filosofi jawa bahwa “GURU” merupakan sebuah kependekan dari “Digugu lan ditiru (dipercaya dan dianut tingkah lakunya)”, inilah pentingnya  seorang guru mempunyai kecerdasan emosional dan mampu menyalurkannya kepada siswanya melalui sebuah contoh tindak perilaku yang santun, etis, dan penuh kasih sehingga suasana pembelajaran menjadi sesuatu yang harmonis bagi semuanya (guru dan siswa) dan pada akhirnya efek jangka panjang adalah pendidikan bukan sebatas bangku sekolah tetapi khidupan bersosial jauh lebih penting.
Intinya adalah guru sebagai fasilitator aktif, yang tentunya harus didukung oleh penguasaan materi, metode, media, serta karakter yang baik juga.
2.    Siswa (murid), posisi siswa yang baik dalam proses KBM adalah sebagai objek sekaligus  subjek dalam KBM tersebut. Sebisa mungkin letakkan posisi siswa sesuai situasi dan kondisi nya. Ketika dalam suasana diskusi biarkan mereka menjadi pelakunya, tetapi ketika Susana KBM yang menuju pada penyampaian materi yang bersifat informasi, maka letakkan mereka sebagai objek. Selain itu penting juga pengenalan kondisi psikologi siswa, hal ini karena input dari proses ini adalah manusia sehingga sudah semestinya pendidikan itu sejalan dengan tujauannya yaitu proses memanusiakan manusia. Letakkan posisi siswa sebagai seorang adek kita yang akan belajar tentang banyak hal yang akan melanjutkan dan meneruskan ilmu-ilmu yang bermanfaat untuk bangsa dan Negara ini, Mari kita berikan yang terbaik untuk masa depan bangsa ini.
3.    Mata pelajaran, setiap mata pelaran mempunyai karakter masing-masing, mulai dari mata pelajaran yang membutuhakan hafalan, sastra, eksak, sosial dll. Dalam hal ini karakter dari mapel harus  dikuasai, jika terlalu berat untuk dimengerti konsep materinya maka kita bisa menggunakan fasilitas  dari internet, yaitu video, audio tutorial, dll sehingga bahan materi menjadi variatif.  Selain itu penguasaan materi pelajaran secara keseluruhan (holistik ) sangat diperlukan, hal ini akan membuat system terpadu dalam pola pikir siswa, artinya semua ilmu yang siswa pelajari menjadi terhubung satu sama lain, sehingga mereka akan tahu bahwa apa yang mereka pelajari  mempunyai peran penting juga dalam mata pelajaran yang lain. Pengetahuan tentang seputar aplikasi  dari suatu mata pelajaran juga penting untuk memacu siswa terus mempelajari sesuatutersebut sehingga pada titik tertentu mereka akan bangga ketika mereka bisa menmukan sesuatu yang belum mereka temukan sebelumnya. Hal ini pun bisa  sangat mudah dicari dengan internet.
Kalo semua bisa dicari dengan internet, semua materi pun sudah ada, lalu kurang apa lagi untuk memajukan pendidikan bangsa ini ? Menurut saya internet hanyalah sebuah alat untuk membantu saja, terlepas dari itu semua pemegang peranan penting adalah pelakunya (user-nya) dalam hal ini adalah manusianya. Bagaimana seorang guru (tentor) mengadakan KBM, menyusun materi terbaiknya, mengarahkan suatu pemahaman yang baik, bagaimana siswa itu dikondisikan sesuai proporsinya, karena interaksi dalam KBM adalah interaksi social antara manusia sehingga untuk menciptakan suasana yang menarik proses KBM tersebut harus mengutamakan unsur-unsur  bgaimana kita memanusiakan manusia diantara semua partisipan dalam KBM yaitu guru dan siswa.
Metode dan media  pembelajaran yang sekarang diterapkan pemerintah sudah cukup baik, tinggal kita optimalkan saja, investasi 20% APBN untuk pendidikan jangan sampai hanya sebatas anggaran tetapi benar-benar teroptimalkan dengan baik sekali sesuai tujuan dan arah bersama untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi. Terlepas dari itu semua, metode dan media pembelajaran yang paling tepat digunakan adalah metode dan media yang sesuai dengan kondisi masing-masing penyelenggara pendidikan itu sendiri… J  Saya pernah menemukan kata-kata yang menarik dalam sebuah film kungfu yaitu “Tidak ada jurus yang benar-benar ampuh, kecuali Dia tahu cara dan kapan harus menggunakannya”, hehe menarik bukan ???

Okeh,,, itulah yang dapat saya share kali ini, terima kasih sudah membaca artikel saya kali ini,,,
Semoga bermanfaat, Maju Terus Pendidikan Indonesia

Salam Prestatif
Share this article :

+ comments + 1 comments

26 May 2013 at 07:31

wah artikelnya bagus membantu kunjung balik ya Multimedia SMK 8 Semarang

Post a Comment

SAHABAT BLOGGER

Follow by Email

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Mathematics Online Learning Center - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by math-olc.com
Proudly powered by Blogger